Berikut ringkasan isi buku berdasarkan gambar-gambar halaman yang ditampilkan:
Pengenalan PLC (Hari Ke-1, bagian 1)
- Pengertian Programmable Logic Controller (PLC)
- Komposisi PLC
- Keuntungan pemakaian PLC dalam sistem otomatisasi
- Hal-hal penting dalam menggunakan PLC
Informasi Dasar PLC Omron (Hari Ke-1, bagian 2)
- Tipe PLC Omron
- Konfigurasi hardware
- Komponen unit
- Apa itu alamat pada PLC
- Memory area dan alokasi input/output
- Software pendukung
- Training Kit
Pengaturan Hardware (Hari Ke-1, bagian 3)
- Sistem pengkabelan catu daya
- Sistem pengkabelan input
- Sistem pengkabelan output
Pengaturan Software (Hari Ke-1, bagian 4)
- Koneksi komputer ke PLC
- CX-Programmer
- Mode operasi
- Transfer program
Pemrograman Dasar (Hari Ke-1, bagian 5)
- Struktur pemrograman
- Perancangan ladder diagram
- Kondisi AND dan Kondisi OR
Pemrograman Dasar Lanjutan (Hari Ke-2, bagian 5)
- Rangkaian Self-Holding
- Latching Relay β KEEP
- Internal IO dan Work Area
- Auxiliary Area dan Condition Flag
- Timers
- Counters
- Set dan Reset
- Diferensiasi DIFU dan DIFD
Fitur CX-PROGRAMMER (Hari Ke-2, bagian 6)
- Program Verification
- Watch Window
- Monitor PLC Memory
- Address Reference Tool
- Retrace Search
- Differential Monitor
- Cross Reference Report
- Online Editing
Komposisi PLC (grafik blok)
- Diagram blok PLC: Power Supply, Memory, CPU, Input, Output, Perangkat Input/Output, Programming Device
Keuntungan Pemakaian PLC (Hari Ke-2, bagian 7)
- Implementasi proyek lebih singkat
- Modifikasi lebih mudah tanpa biaya tambahan
- Biaya proyek dapat dikalkulasi tepat
- Training lebih cepat
- Desain dapat diubah melalui software (perubahan spesifikasi)
- Rentang besar untuk kontrol aplikasi
- Perawatan mudah (indikator input/output mempercepat troubleshooting)
- Kehandalan tinggi
- Kontrol hardware standar
- Dapat bekerja di lingkungan sulit (temperatur, humidity, fluktuasi tegangan, noise)
Sinyal PLC (bagian yang menampilkan tabel)
- PLC menerima tiga tipe sinyal utama: ON/OFF, Pulse trains (Hz), Analog (4β20 mA, 0β5 V)
- Contoh perangkat input: tombol pushbutton, tombol thumbwheel, sensor photoelectric dan proximity
- Contoh perangkat output: indikator lampu, relay dan kontak, motor servo, motor stepper, SSR, pompa, katup, pemanas
- Penjelasan hubungan antara sinyal dengan perangkat input/output
Ringkasan gambar Komposisi PLC
- Visualisasi aliran antara Peralatan Input, PLC (CPU/memori), dan Peralatan Output dengan Programming Device
Kesimpulannya, buku ini memberikan gambaran komprehensif tentang PLC Omron, meliputi konsep dasar, arsitektur hardware/software, teknik pemrograman (dasar hingga lanjutan), fitur alat bantu pemrograman CX-PROGRAMMER, serta manfaat dan keandalan penggunaan PLC dalam otomasi industri.