Berikut ringkasan isi buku berdasarkan gambar-gambar halaman yang disediakan:
Tokoh utama dan latar belakangnya: Alvi Syahrin adalah seorang pemuda kelahiran Ambon pada 20 Januari 1992. Ia menempuh pendidikan SMA dan kuliah di Surabaya, lulus dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur jurusan Teknik Informatika pada 2013. Ia aktif sebagai sukarelawan, memimpin tim pendidikan pada program pengembangan sosial UPN Veteran, serta mengajar bahasa Inggris di Rumah Bahasa Surabaya. Ia juga menorehkan karya tulis, yaitu beberapa novel; pertama berjudul Dilema (2012) sebagai pemenang lomba outline yang digelar penerbit Bukune, kemudian merilis novel keduanya Swiss: Little Snow in Zurich sekitar satu tahun setelah Dilema, dan disebutkan juga terbitnya karya lain seperti I Love You pada 2013.Fokus utama buku: topik OVERTHINKING (berpikir berlebihan) dan bagaimana hal itu berimbas pada kecemasan. Bagian ini menjelaskan perbedaan antara overthinking dengan Anxiety Disorder serta pentingnya mengenali gejala dan dampaknya. Disampaikan pula bahwa kecemasan bisa menimbulkan perasaan tidak nyaman jika tidak ditangani, serta pentingnya mencari dukungan dan sumber daya.Langkah-langkah menghadapi overthinking: terdapat serangkaian saran praktis berupa urutan langkah yang bisa diambil:
1) Pertama: Perhatikanlah, semuanya akan kembali normal.
2) Kedua: Coba, sedikit lebih rasional.
3) Ketiga: Jangan lakukan sesuatu berdasarkan overthinking-mu.
4) Keempat: Ingat, doβa-doβamu yang telah terkabulkan.
5) Kelima: Sometimes, just sometimes.
Penjelasan lanjutan menekankan untuk menjalankan tindakan nyata yang berlawanan dengan pola overthinking, serta bagaimana menjaga ketenangan dan fokus pada hal-hal yang bisa dilakukan.
Meski menekankan pola berpikir yang sehat, buku juga menyinggung pentingnya iman, dukungan sosial, dan praktik self-improvement. Dilengkapi dengan contoh narasi Alvi tentang bagaimana menghadapi kecemasan secara konstruktif dan membangun kualitas diri meskipun ada tantangan.Nilai inti dan tujuan buku: buku ini bertujuan memberikan pemahaman tentang overthinking dan kecemasan, serta memberikan langkah-langkah praktis untuk mengatasi keduanya. Melalui kisah nyata Alvi, pembaca diajak percaya bahwa perubahan positif itu mungkin melalui kombinasi pemikiran rasional, tindakan konkret, dukungan sosial, dan keyakinan diri.Kesimpulannya: buku ini mengajak pembaca mengenali overthinking dan kecemasan, menawarkan langkah-langkah praktis dan contoh nyata dari perjalanan hidup seorang penulis muda, agar bisa kembali tenang, lebih rasional, dan terus maju dalam hidup dengan kualitas diri yang meningkat.