Tentang Thinking Fast and Slow
Karya Daniel Kahneman, peraih Nobel Ekonomi, buku ini mengungkap dua sistem berpikir manusia yang saling bertentangan dan bagaimana keduanya memengaruhi setiap keputusan yang kita buat setiap hari.
Dua Sistem Berpikir
Sistem 1: Berpikir Cepat
Otomatis, intuitif, dan emosional. Bekerja tanpa usaha sadar. Berguna untuk keputusan sehari-hari tapi rentan terhadap bias dan kesalahan sistematis.
Sistem 2: Berpikir Lambat
Analitis, rasional, dan membutuhkan usaha sadar. Digunakan untuk keputusan kompleks tapi malas dan sering menyerah pada Sistem 1 yang lebih cepat.
Bias Kognitif yang Wajib Diketahui
Anchoring Effect
Angka pertama yang kita dengar sangat memengaruhi penilaian selanjutnya. Itulah kenapa negosiator selalu menyebut angka lebih dulu.
Availability Heuristic
Kita menilai probabilitas berdasarkan seberapa mudah contoh muncul di pikiran. Kecelakaan pesawat lebih sering diberitakan, sehingga kita menganggapnya lebih berbahaya dari mobil — padahal faktanya terbalik.
Loss Aversion
Kehilangan Rp100.000 terasa dua kali lebih menyakitkan daripada kesenangan mendapat Rp100.000. Ini sangat memengaruhi keputusan finansial dan bisnis kita.
Kesimpulan
Memahami cara kerja pikiran kita adalah langkah pertama untuk membuat keputusan yang lebih baik. Buku wajib untuk siapapun yang ingin berpikir lebih jernih. Temukan di koleksi kami.
