Dua Buku yang Membentuk Cara Pandang Baru
Yuval Noah Harari menulis dua buku yang saling melengkapi: Sapiens menceritakan bagaimana manusia menaklukkan dunia, dan Homo Deus mengeksplorasi apa yang akan terjadi setelah itu. Membaca keduanya bersama memberikan gambaran paling komprehensif tentang manusia sebagai spesies.
Dari Sapiens: Bagaimana Kita Sampai di Sini
Revolusi Kognitif β Kekuatan Fiksi
Satu-satunya alasan manusia bisa mendominasi planet ini bukan karena kita terkuat, tapi karena kita satu-satunya makhluk yang bisa mempercayai fiksi bersama dalam skala besar. Uang, negara, hukum, agama β semuanya adalah konstruksi imajiner yang kita sepakati bersama dan yang memberikan kita kekuatan untuk bekerja sama.
Pertanian β Berkah atau Kutukan?
Harari berpendapat bahwa revolusi pertanian mungkin adalah penipuan terbesar dalam sejarah. Rata-rata petani bekerja lebih keras, makan lebih monoton, dan hidup lebih pendek dari pemburu-pengumpul. Yang diuntungkan bukan manusia, tapi gandum, sapi, dan ayam yang populasinya meledak.
Dari Homo Deus: Ke Mana Kita Pergi
Akhir dari Humanisme?
Selama berabad-abad, humanisme menjadi agama dominan dunia modern β manusia adalah pusat segalanya. Tapi AI dan bioteknologi mengancam fondasi ini ketika algoritma mulai mengenal kita lebih baik dari kita mengenal diri sendiri.
Dataisme β Agama Baru?
Harari memperingatkan munculnya Dataisme β kepercayaan bahwa alam semesta terdiri dari aliran data dan nilai sesuatu ditentukan oleh kontribusinya pada pemrosesan data. Di dunia ini, manusia mungkin bukan lagi puncak hierarki.
Kesimpulan
Membaca Sapiens dan Homo Deus bersama adalah salah satu pengalaman intelektual terkaya yang bisa kamu miliki. Keduanya tersedia di perpustakaan digital kami.
