Tentu, berikut adalah ringkasan isi buku berdasarkan gambar-gambar halaman yang Anda berikan, beserta kesimpulannya:
Ringkasan Buku: Laporan Akhir Model Kerjasama Antar Daerah
Buku ini merupakan laporan akhir mengenai model kerjasama antar daerah, yang merupakan hasil kerjasama antara Program Pascasarjana Studi Ilmu Politik Konsentrasi Politik Lokal dan Otonomi Daerah Universitas Gadjah Mada dengan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).
Bab 1: Pendahuluan Bab ini mengawali dengan latar belakang yang menjelaskan pergeseran pola hubungan antar pemerintahan di Indonesia, dari sentralistik-hierarkis menjadi lebih otonom. Pergeseran ini membawa implikasi pada pengelolaan hubungan antar pemerintahan. Buku ini menyoroti pentingnya pendekatan intergovernmental networks sebagai alternatif pengelolaan hubungan antar lapis pemerintahan yang tidak lagi mengandalkan pola hubungan paksaan, hierarkis, dan legal-formal. Intergovernmental networks menekankan pada pemahaman bersama, identifikasi masalah, dan perencanaan aksi. Pendekatan ini dianggap sangat sesuai dengan konteks kontemporer Indonesia karena mendorong fungsi pelayanan publik dan meningkatkan posisi tawar daerah dalam pembuatan kebijakan nasional.
Identifikasi masalah menunjukkan bahwa di tingkat daerah, intergovernmental networks telah diwujudkan dalam berbagai bentuk kerjasama antar daerah, didukung oleh berbagai forum dan asosiasi pemerintah daerah seperti APPSI, BKKSI, Asosiasi DPRD, dan APEKSI.
Bab 2: Lesson Drawing Pengalaman Pengelolaan Kerjasama Antar Daerah di Luar Negeri Bab ini membahas pengalaman pengelolaan kerjasama antar daerah dari luar negeri. Pokok bahasannya meliputi: * Pengantar * Bentuk-bentuk Kerjasama * Format Kelembagaan * Mekanisme Kerja * Keuangan * Sistem Pendukung * Kerangka Regulasi * Kesimpulan
Bab 3: Lesson Drawing Dari Beberapa Lembaga Kerjasama Antar Daerah Di Indonesia Bab ini berfokus pada studi kasus dan pembelajaran dari beberapa lembaga kerjasama antar daerah yang ada di Indonesia. Cakupannya meliputi: * Pengantar * Format Kelembagaan * Mekanisme Kerja * Keuangan * Sistem Pendukung * Kerangka Regulasi * Kesimpulan
Bab 4: Model Kerjasama Antar Daerah Bab ini merinci model kerjasama antar daerah yang diusulkan. Ini mencakup: * Pengantar * Model Pengorganisasian Kerjasama Antar Daerah (Prinsip, Format Kerjasama, Lembaga Kerjasama, Forum Koordinasi, Monitoring dan Evaluasi, Badan Usaha Bersama) * Pengelolaan dan Struktur Organisasi Kerjasama * Sumber Pendanaan (iuran anggota, bantuan pemerintah, bantuan lembaga donor, bantuan sponsor, pembelian jika berbentuk badan usaha bersama) * Kerangka Regulasi (nasional dan alternatif legal di tingkat lokal) * Pengelolaan Forum-Forum Kerjasama Antar Daerah Melalui Simpul Kerjasama Nasional (Prinsip Pengorganisasian, Skema Pengorganisasian, Desain Kelembagaan, Spektrum Peran)
Bab 5: Agenda Aksi Pengembangan Kerjasama Antar Daerah Bab terakhir ini menguraikan langkah-langkah konkret untuk pengembangan kerjasama antar daerah, melibatkan berbagai aktor seperti: * Pemerintah Nasional * Pemerintah Provinsi * Pemerintah Kabupaten/Kota * Civil Society dan Economic Society * Pengembangan Simpul Kerjasama Antar Daerah oleh Pemerintah Nasional, Provinsi, Kabupaten, Civil Society, dan Economic Society.
Kesimpulan: Buku "Laporan Akhir Model Kerjasama Antar Daerah" ini secara komprehensif mengkaji perlunya dan potensi penerapan model intergovernmental networks sebagai solusi efektif untuk pengelolaan hubungan antar daerah di Indonesia. Model ini diyakini mampu mengatasi keterbatasan pola hubungan hierarkis dan legal-formal yang ada sebelumnya. Melalui analisis mendalam dari pengalaman luar negeri dan studi kasus di Indonesia, buku ini merumuskan sebuah model kerjasama yang terstruktur, mencakup aspek pengorganisasian, pendanaan, dan regulasi, serta mengusulkan agenda aksi yang melibatkan berbagai pihak untuk mewujudkan kerjasama antar daerah yang lebih sinergis dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.

Komentar