Tentu, berikut adalah ringkasan cerita berdasarkan gambar-gambar halaman buku di atas:
Paman Gober, Donal, Kwik, Kwek, dan Kwak melakukan perjalanan ke tempat yang jauh di tengah gurun bernama Persia. Paman Gober bercerita tentang Gua Ali Baba dan Hutan Seribu Pohon yang belum pernah ditemukan. Mereka menemukan petunjuk berupa ubin bertuliskan aksara kuno dan melihat bahwa daerah tersebut dahulunya adalah kota atau pemukiman bertingkat yang tertimbun longsoran tanah. Paman Gober percaya bahwa ini adalah kota legendaris yang ditinggalkan oleh Ali Baba dan para banditnya.
Malam harinya, mereka disambut oleh sekelompok akrobat yang menghibur mereka. Paman Gober dan keponakannya terkesan dengan penampilan mereka yang bisa menghilang. Setelah pertunjukan selesai, mereka melanjutkan perjalanan. Mereka bertemu dengan seorang profesor arkeologi yang bergabung dengan mereka. Profesor tersebut memperingatkan bahwa ada banyak penipu di Persia dan khawatir tentang akrobat yang mungkin memiliki niat buruk. Ia menunjukkan sebuah peta kuno yang memiliki tulisan cakar ayam, yang menurutnya adalah tulisan kuno pertama yang ditemukan manusia dan merupakan versi asli dari Kisah 1001 Malam. Peta itu menunjukkan bahwa harta karun Ali Baba tersembunyi di gua yang tertimbun.
Mereka pun bersemangat mencari harta karun itu. Keesokan paginya, setelah tidur di tenda, Paman Gober terkejut karena salah satu keledai mereka hilang dan dompetnya juga tidak ada. Mereka menyadari bahwa mereka telah dirampok dan mencurigai profesor arkeologi tersebut, yang juga menghilang. Mereka menyimpulkan bahwa profesor itu adalah salah satu penipu yang diperingatkan sebelumnya dan bahwa akrobat yang mereka temui adalah para pencuri.
Kesimpulan: Cerita ini mengisahkan petualangan Paman Gober dan keponakannya di Persia untuk mencari gua harta karun Ali Baba, yang berakhir dengan pelajaran pahit bahwa tidak semua yang tampak fantastis adalah nyata, dan mereka harus lebih berhati-hati terhadap orang asing yang mungkin memiliki niat jahat.

Komentar