Ringkasan isi buku Buku ini merupakan kumpulan 15 tulisan ilmiah hasil penelitian Balai Arkeologi Yogyakarta tentang Majapahit, dengan fokus pada batas kota dan jejak kejayaannya di luar pusat kota. Pembahasan utama meliputi upaya membicarakan batas kota Majapahit di Trowulan (yang sulit dilacak karena kurangnya naskah kuno seperti Nagarakrtagama) serta bagaimana data arkeologi, peta, artefak, dan ekskavasi dapat membuktikan keberadaan dan luas wilayah itu. Selain itu, buku ini membahas berbagai topik yang terkait, seperti Kota Majapahit, Jejak di Luar Kota, Islam dan Majapahit, serta keadaan Majapahit sekarang di Kota Majapahit.
Bagian metodologis dan temuan utama menjelaskan bahwa bagian pertama menjelaskan batas kota Majapahit; bagian penelitian lanjutnya menampilkan survei lapangan sistematis (1991β1993) di area interfluve antara Sungai Brangkal di timur dan Sungai Gunting di barat. Hasilnya menunjukkan wilayah sekitar 9 x 11 km dengan konsentrasi peninggalan di sekitar bangunan monumental Kolam Segaran seluas sekitar 6,5 hektar. Temuan arkeologis juga menunjukkan adanya pengaruh budaya asing (Cina, India, Tartaria, Arab), yang dapat dilihat dari arca dan artefak di situs Majapahit, meskipun jumlahnya relatif kecil.
Buku ini juga menekankan keterbatasan data naskah kuno dan pentingnya data lapangan untuk memahami lokasi pemukiman, batas kota, serta hubungan Majapahit dengan lingkungannya. Secara keseluruhan, karya ini bertujuan memberi gambaran luas tentang bagaimana batas kota Majapahit dipetakan melalui kombinasi data arkeologi, topografi, dan sejarah, sekaligus menyoroti interaksi budaya yang memperkaya kelengkapan cerita kejayaan Majapahit.
Kesimpulannya: Majapahit bukan hanya pusat kota di Trowulan, tetapi sebuah wilayah budaya yang luas dengan batas kota yang dapat dipetakan melalui sinergi data arkeologi, geografis, dan historis, sehingga pemahaman kita tentang jejak kejayaannya di luar kota menjadi lebih komprehensif.

Komentar