Buku berjudul Seni Menyiksa Diri karya Febriawan Jauhari adalah kumpulan tulisan pendek yang mengajak pembaca merenungkan bagaimana pola-pola batin kita sendiri bisa menyakiti diri sendiri maupun orang-orang terdekat. Penulis memakai dialog internal antara bagian-bagian diri untuk mengeksplorasi pertanyaan tentang siapa yang paling sering kita kecewakan, seperti pasangan dan sahabat, karena sikap egois, mudah emosi, dan kebiasaan membanding-bandingkan. Tema-tema dalam daftar isi menggambarkan rangkaian refleksi tentang dinamika hubungan dekat dan jauh, rasa takut gagal, serta kebiasaan-kebiasaan buruk yang mengganggu keseharian. Gaya penulisan yang santai tetapi jujur, seringkali diselingi nuansa humor gelap, membentuk narasi yang personal dan mudah dibawa untuk direnungkan. Selain itu, bagian bio penulis memberikan sedikit latar tentang siapa pengarangnyaβlahir di Lombok, kini menempuh studi di ibu kotaβsebagai konteks penyampaian tulisan-tulisannya.
Daftar isi menampilkan tema-tema seperti Seorang Pacatkan, Kau yang Kotor, Kaum Rebahan, Dekat yang Jauh, Membanding-bandingkan, Terlalu Keras Kepala, Sebelum Meminta, Hanya Karena Kamu Gagal, dan Tidak Baik-Baik Saja, yang semuanya menyoroti cara-cara kita berhubungan dengan diri sendiri, pasangan, teman, dan kegagalan hidup.
Tentang penulis singkat mencakup biodata pengalaman hidupnya dan tujuan menulis buku ini sebagai wadah refleksi diri serta kritik sosial yang ringan namun tajam.
Kesimpulan: Buku ini mengajak pembaca untuk lebih jujur pada diri sendiri, mengenali pola perilaku yang merugikan diri maupun orang lain, dan memilih jalan yang lebih empatik serta bertanggung jawab dalam menjalani hubungan serta kehidupan sehari-hari.

Komentar