Berikut ringkasan isi buku berdasarkan gambar-gambar halaman yang tersedia:
Buku ini adalah skripsi berjudul Konseling Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) Terhadap Kecemasan Menarche Pada Remaja (Studi di SDN Kamasan 2 Kecamatan Cinangka Serang-Banten) oleh Yuni Liscahyati, NIM 123400228, Fakultas Ushuluddin Dakwah dan Adab, IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, tahun 2016. Dokumen ini memuat latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan pembahasan mengenai bagaimana REBT dapat membantu mengatasi kecemasan menarche pada remaja.Latar belakang menjelaskan masa transisi menuju dewasa pada remaja, perubahan fisik dan psikologis yang menyertainya, serta khususnya perubahan menarche pada remaja perempuan yang sering menimbulkan kecemasan.Rumusan masalah terdiri dari dua fokus: 1) bagaimana kecemasan menarche dialami oleh remaja, dan 2) bagaimana konseling Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dapat membantu dalam mengatasi kecemasan tersebut pada remaja.Tujuan penelitian adalah untuk: (1) memahami bagaimana kecemasan menarche dialami remaja; (2) mengevaluasi apakah dan bagaimana REBT dapat membantu mengatasi kecemasan menarche.Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan studi kasus di satu sekolah (SDN Kamasan 2, Cinangka, Serang-Banten). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan, dengan analisis data secara kualitatif.Hasil utama menunjukkan bahwa kecemasan menarche pada remaja perempuan berupa perasaan takut, gelisah, cemas, gugup, dan malu. Tingkat kecemasan tergolong sedang karena remaja masih fokus pada pikiran-pikiran irraksional tentang menarche. Intervensi REBT diterapkan melalui langkah-langkah sistematis: membangun hubungan (engage with client), mengidentifikasi keyakinan irasional, membantah (dispute) keyakinan tersebut, merekonstruksi alternatif keyakinan, latihan-latihan praktek, evaluasi kemajuan, dan persiapan terminasi.Pembahasan menekankan bagaimana penerapan REBT dapat membantu mengubah pemikiran irasional yang menimbulkan kecemasan, sehingga remaja lebih siap menghadapi peristiwa menarche. Buku ini juga menyoroti implikasi praktis bagi layanan bimbingan dan konseling Islam di lingkungan sekolah serta peran keluarga.Struktur buku mencakup bagian pendahuluan, abstrak dua bahasa (Indonesia dan Inggris), lembar persetujuan/ pengesahan, persembahan, daftar pembimbing dan penguji, serta lampiran yang berisi komponen formal skripsi.Kesimpulannya: penerapan konseling Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) efektif dalam mengurangi kecemasan menarche pada remaja dan dapat diterapkan secara luas dalam program layanan konseling sekolah maupun keluarga.