Berikut ringkasan isi buku dalam bahasa Indonesia:
Masalah utama (PROBLEMS)
- Pertanian: harga buah dan sayur tidak stabil, produksi mudah rusak sehingga menyebabkan ketidakpastian pasokan dan pendapatan petani.
- Pasar kosmetik: tren meningkatnya produk kosmetik impor (sekitar 60% dari total pasar), ditambah kekhawatiran terhadap kandungan bahan kimia sintetis dan kehalalan produk.
- Peluang terabaikan: belum banyak produk kosmetik yang memanfaatkan buah dan sayur sebagai bahan alami untuk perawatan kulit.
Peluang dan solusi (SOLUTIONS)
- Memberikan nilai tambah dan nilai ekonomi bagi buah/sayur dengan mengubahnya menjadi produk kosmetik alami.
- Menghasilkan produk kecantikan yang aman, halal, terjangkau, dan dapat mengatasi masalah kulit.
Rencana produk (PROPOSED SOLUTIONS)
- Fokus pada masker wajah Saesha sebagai contoh produk kosmetik alami yang menanggapi masalah kulit secara alami.
- Target: produk yang aman, halal, dan relatif terjangkau dengan varian yang sesuai kebutuhan kulit.
Produk utama (THE PRODUCT)
- Saesha Masker Wajah, disajikan dalam kemasan paket masker dengan berbagai varian.
Analisis kompetitor (SAESHA VS KOMPETITOR)
- Saesha: harga terjangkau Rp6.000β9.000 per pcs, 12 varian masker, menggunakan bahan alami.
- Kompetitor: harga Rp8.000β12.000 per pcs, 4 varian masker, mengandung bahan kimia (contoh: Methylparaben, Butylene Glycol).
- Kesimpulan: Saesha lebih murah dan berfokus pada bahan alami dibandingkan beberapa pesaing yang menggunakan bahan kimia.
Ukuran pasar (MARKET SIZE)
- Sasaran pasar: wanita usia 18β35 tahun di Indonesia.
- TAM (Total Available Market): sekitar 129.030.380 wanita.
- SAM (Served Available Market): sekitar 48.200.000 wanita yang menggunakan produk kosmetik.
- TM (Target Market): 5% dari SAM β 2.410.000 masker terjual.
- Perkiraan pendapatan: Rp20,485 miliar (asumsi harga masker Rp8.500 per pcs).
Kesimpulannya, buku ini mendorong pemanfaatan buah dan sayur sebagai bahan baku kosmetik alami melalui produk Saesha, dengan tujuan menciptakan solusi kulit yang aman, halal, terjangkau, serta memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian dan industri kosmetik di Indonesia.