Ringkasan isi buku (dalam bahasa Indonesia)
Cerita mengikuti Nobita dan Doraemon yang menemukan ramuan ajaib yang bisa mengubah kecepatan gerak makhluk hidup: ada ramuan untuk berjalan cepat (cepat) dan ramuan untuk melambatkan gerak (lambat/slow). Mereka berusaha mencoba ramuan tersebut untuk mempermudah pekerjaan sekolah dan aktivitas sehari-hari.
Ketika Nobita mencoba ramuan-ramuan itu, semua hal di sekitarnya ikut terpengaruh: dirinya, Doraemon, dan lingkungan sekitarnya menjadi sangat tidak terkontrol. Kejadian lucu, kacau, dan sepenuhnya kikuk pun terjadi: barang menumpuk, orang berlarian, dan berbagai situasi tidak terduga muncul.
Upaya mengatur efek ramuan justru menimbulkan semakin banyak kekacauan. Mereka berusaha menyeimbangkan perubahan kecepatan dengan ramuan lain, tetapi efeknya sering berubah-ubah dan menimbulkan masalah baru.
Pada akhirnya, mereka menyadari bahwa jalan pintas dengan obat/ramuan tidak selalu membawa hasil yang diinginkan. Mereka belajar bahwa kerja keras, kehati-hatian, dan penggunaan alat dengan tepat jauh lebih berkelanjutan daripada mengandalkan kecepatan buatan.
Cerita berakhir dengan usaha membuang atau mengendalikan ramuan tersebut agar tidak menimbulkan bahaya lagi, serta menerima pelajaran penting tentang cara belajar dan bekerja dengan sabar.Kesimpulan: Cerita ini mengajarkan bahwa jalan pintas melalui alat atau obat tidak selalu bermanfaat; yang terpenting adalah etika penggunaan, kesabaran, dan kerja keras dalam menyelesaikan tugas tanpa menimbulkan kekacauan.